<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Smart and Fun  Magazine - Campusmagz.com</title>
	<atom:link href="http://campusmagz.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://campusmagz.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 May 2011 07:29:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Launching CAMPUSMAGZ  di AMIKOM 14 Mei 2011</title>
		<link>http://campusmagz.com/launching-campusmagz-di-amikom-14-mei-2011/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/launching-campusmagz-di-amikom-14-mei-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 06:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Mengundang OSIS perwakilan dari SMA/SMK/MA di DIY dan sekitarnya… sapa tau temen kamu nongol di situ.. Yuk liat selanjutnya!!!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/IMG_9534.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-267" title="IMG_9534" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/IMG_9534.jpg" alt="IMG 9534 Launching CAMPUSMAGZ  di AMIKOM 14 Mei 2011" width="700" height="466" /></a></p>
<p>Mengundang OSIS perwakilan dari SMA/SMK/MA di DIY dan sekitarnya… sapa tau temen kamu nongol di situ.. Yuk liat selanjutnya!!!</p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/IMG_95501.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-271" title="IMG_9550" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/IMG_95501-532x800.jpg" alt="IMG 95501 532x800 Launching CAMPUSMAGZ  di AMIKOM 14 Mei 2011" width="532" height="800" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/launching-campusmagz-di-amikom-14-mei-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Irfan Bachdim Main Film</title>
		<link>http://campusmagz.com/irfan-bachdim-main-film/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/irfan-bachdim-main-film/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 07:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[11 Agustus 1988]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[film Tendangan dari Langit]]></category>
		<category><![CDATA[Irfan Bachdim]]></category>
		<category><![CDATA[Irfan Bachdim Main Film]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal syuting film Tendangang dari Langit]]></category>
		<category><![CDATA[kelahiran Amsterdam]]></category>
		<category><![CDATA[Persema Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sinemart]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Pemain sepak bola klub Persema Malang, Irfan Bachdim (22), akan mencoba dunia baru, yaitu bermain film. Dia bersama teman-teman satu timnya akan bermain dalam film Tendangan dari Langit yang diproduksi Sinemart.   Menurut Bachdim, meski dunia perfilman merupakan hal baru baginya, namun dia bertekad untuk professional dan berperan sebagus mungkin. Dia berharap, lompatannya di industri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/irfan-bachdim.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-262" title="irfan-bachdim" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/irfan-bachdim-300x225.jpg" alt="irfan bachdim 300x225 Irfan Bachdim Main Film" width="300" height="225" /></a>Pemain sepak bola klub Persema Malang, Irfan Bachdim (22), akan mencoba dunia baru, yaitu bermain film. Dia bersama teman-teman satu timnya akan bermain dalam film Tendangan dari Langit yang diproduksi Sinemart.<br />
 <br />
Menurut Bachdim, meski dunia perfilman merupakan hal baru baginya, namun dia bertekad untuk professional dan berperan sebagus mungkin. Dia berharap, lompatannya di industri film ini tidak sampai berimage buruk. “ Kalau ada kritik, semoga itu tidak menyerang saya. Yang penting, jadwal untuk berlatih sepak bola dan bermain film bisa teratur,” kata pria kelahiran Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988.<br />
 <br />
Jadwal syuting film Tendangang dari Langit, rencananya dimulai 25 Mei, besok dan akan disesuaikan dengan jadwal latihan Persema. Irfan mengatakan, tawaran bermain film itu dia terima karena tidak perlu susah-susah berakting menjadi orang lain. Film ini menceritakan seorang anak SMA yang berusaha meraih impiannya menjadi bintang sepak bola.<br />
 <br />
”Kami tidak perlu berakting. Apa yang saya lakukan seperti biasanya. Saya menjadi diri sendiri di film ini,” ucapnya. Untuk itu pula, tidak ada pelajaran tambahan akting untuk tim Persema karena mereka bermain sebagai diri sendiri.<br />
 <br />
Dia mengaku belum tahu mendapat honor berapa dari bermain film tersebut. Kalau disuruh bermain film terus? ”I don’t think so,” tutur Irfan sambil tersenyum. (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/irfan-bachdim-main-film/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2</title>
		<link>http://campusmagz.com/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-2/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 05:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Daniel Radcliffe]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Emma Watson]]></category>
		<category><![CDATA[Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2]]></category>
		<category><![CDATA[Rupert Grint]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah film yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Harry Potter sebagai edisi pamungkas rangkaian film Harry Potter sebelumnya, setelah sebelumnya mengikuti episode pertama menjelang akhir tahun 2010. Film ini masih tetap diperankan oleh Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/Harry-Potter-and-The-Deathl.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-255" title="Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/Harry-Potter-and-The-Deathl.jpg" alt="Harry Potter and The Deathl Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2" width="473" height="700" /></a></p>
<p>Ini adalah film yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Harry Potter sebagai edisi pamungkas rangkaian film Harry Potter sebelumnya, setelah sebelumnya mengikuti episode pertama menjelang akhir tahun 2010. Film ini masih tetap diperankan oleh Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/harry-potter-and-the-deathly-hallows-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekuel ke-4 Pirates Of The Caribbean Yakni On Stranger Tides</title>
		<link>http://campusmagz.com/sekuel-ke-4-pirates-of-the-caribbean-yakni-on-stranger-tides/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/sekuel-ke-4-pirates-of-the-caribbean-yakni-on-stranger-tides/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 05:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Captain Jack Sparrow]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Johny Deep]]></category>
		<category><![CDATA[On Stranger Tides]]></category>
		<category><![CDATA[Penelope Cruz]]></category>
		<category><![CDATA[Pirates Of The Caribbean]]></category>
		<category><![CDATA[versi 3D]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Pecinta movie mania tentu sudah tidak sabar lagi menunggu sekuel terbaru film Pirates Of The Caribbean 4 yang berjudul On Stranger Tides. Film ini katanya oke banget lo.. Penonton akan dimanjakan dengan versi 3D untuk menambah antusiasme penggemar film ini. Film besutan sutradara Rob Marshall ini juga menghadirkan karakter tokoh baru yang diperankan Penelope Cruz, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/Foto-Pirates-of-the-caribbe.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-251" title="Foto-Pirates-of-the-caribbe" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/Foto-Pirates-of-the-caribbe.jpg" alt="Foto Pirates of the caribbe Sekuel ke 4 Pirates Of The Caribbean Yakni On Stranger Tides" width="462" height="500" /></a>Pecinta movie mania tentu sudah tidak sabar lagi menunggu sekuel terbaru film Pirates Of The Caribbean 4 yang berjudul On Stranger Tides. Film ini katanya oke banget lo..</p>
<p>Penonton akan dimanjakan dengan versi 3D untuk menambah antusiasme penggemar film ini. Film besutan sutradara Rob Marshall ini juga menghadirkan karakter tokoh baru yang diperankan Penelope Cruz, artis cantik dan seksi yang pernah mendapat piala oscar.<br />
 <br />
Peran Captain Jack Sparrow tetap dimainkan oleh aktor multi karakter Johny Deep yang selama ini dianggap berhasil menghidupkan tokoh sesuai dengan gambaran sutradara dan penulis cerita. Selain Penelope Cruz juga akan ada beberapa bintang baru yang akan bergabung untuk menggantikan artis yang tidak lagi terlibat dalam pembuatan sekuel ke-4 ini sehingga akan menambah greget dan penasaran sahabat Campus yang nunggu sekuel dari film ini.<br />
 <br />
Untuk lokasi syuting sekuel Pirates Of The Caribbean On Stranger Tides, telah terpilih beberapa tempat dengan pesona alam yang menakjubkan. Salah satu lokasi tersebut yakni Hawaii yang dikenal sebagai tempat yang memilki pantai dan pemandangan terindah di dunia. Yup, kita tunggu saja rilis film petualangan seru si Captain Jack Sparrow. (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/sekuel-ke-4-pirates-of-the-caribbean-yakni-on-stranger-tides/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Tips Membeli Kamera Digital</title>
		<link>http://campusmagz.com/7-tips-membeli-kamera-digital/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/7-tips-membeli-kamera-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 05:15:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobbies]]></category>
		<category><![CDATA[7 Tips Membeli Kamera Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Cobalah Zoom lensa kamera]]></category>
		<category><![CDATA[dana Rp 5 sampai Rp7 juta]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Video]]></category>
		<category><![CDATA[level Digital Single Lens Reflex (DSLR)]]></category>
		<category><![CDATA[Otomatis atau Manual]]></category>
		<category><![CDATA[Perhatikan Megapixels kamera]]></category>
		<category><![CDATA[Tentukan kebutuhan Kamera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[1. Tentukan kebutuhan  Jika kamu menginginkan kamera hanya untuk mengabadikan perjalanan liburan, maka kamu tidak perlu membeli kamera yg harganya mencapai puluhan juta rupiah. Kamu cukup memakai pro summer camera atau entry level Digital Single Lens Reflex (DSLR). Dengan kamera ini sudah memenuhi kebutuhan anda. 2. Tetaplah pada budget  Batasan budget akan menentukan pilihan kamera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Tentukan kebutuhan <br />
Jika kamu menginginkan kamera hanya untuk mengabadikan perjalanan liburan, maka kamu tidak perlu membeli kamera yg harganya mencapai puluhan juta rupiah. Kamu cukup memakai pro summer camera atau entry level Digital Single Lens Reflex (DSLR). Dengan kamera ini sudah memenuhi kebutuhan anda.</p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/sony_a700_1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-232" title="sony_a700_1" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/sony_a700_1.jpg" alt="sony a700 1 7 Tips Membeli Kamera Digital" width="360" height="300" /></a></p>
<p>2. Tetaplah pada budget <br />
Batasan budget akan menentukan pilihan kamera yang nantinya akan kamu beli. Oleh karena itu, sebelum kamu datang ke toko kamera, batasi dahulu dana yang nantinya akan kamu keluarkan, misalnya kamu patok alokasi dana Rp 5 sampai Rp7 juta. Dengan batasan dana tersebut, akan membantu kamu dalam menentukan kamera jenis apa yg bisa kamu pilih.</p>
<p>3. Perhatikan Megapixels kamera<br />
Megapixels merupakan salah satu faktor penting. Jumlah megapixels yang dapat dihasilkan images sensor kamera akan menentukan kualitas dari jepretan foto nantinya. Memiliki lebih banyak pixels berarti kamu bisa mencetak lebih besar foto dengan hasil yang maksimal.</p>
<p>4. Cobalah Zoom lensa kamera<br />
 Mayoritas kamera digital pasti memiliki optical zoom yang berbeda-beda. Lebih besar optical zoom yang dimiliki kamera kamu itu berarti bisa membuat object yang jauh nampak lebih dekat.</p>
<p>5. Otomatis atau Manual<br />
Kebanyakan dari kamera digital dilengkapi oleh fasilitas otomatis. Akan tetapi fasilitas manual kini mulai banyak digemari. Karena kamu bisa mengatur kwalitasnya sesuai selera kamu. Bila kamu ingin mengontrol semua aspek dalam foto maka kamera DSLR mungkin menjadi pilihan terbaik.</p>
<p>6. Kualitas Video<br />
Produk kamera terbaru sekarang banyak yang menawarkan fasilitas video, bahkan diantaranya menawarkan kualitas full HD movie. Ada baiknya bila kita menanyakan kualitas video yg dimiliki oleh kamera yang akan kita beli.</p>
<p>7. Pahami hak konsumen <br />
Hal ini selalu menjadi hal penting ketika kamu ingin membeli segala jenis barang apalagi kamera digital. Sebelum kamu bungkus barang yang akan dibeli, akan lebih baik tanyakan terlebih dahulu garansi dan fasilitas lain yang kaum dapatkan sebagai konsumen. Pastikan kamu selalu membeli produk dengan garansi resmi. (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/7-tips-membeli-kamera-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Justin Bieber Hipnotis Ribuan ABG</title>
		<link>http://campusmagz.com/justin-bieber-hipnotis-ribuan-abg/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/justin-bieber-hipnotis-ribuan-abg/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 04:27:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA['I Never Let You Go]]></category>
		<category><![CDATA[Album Justin Bieber]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Bieber]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Bieber tour]]></category>
		<category><![CDATA[lagu 'Baby']]></category>
		<category><![CDATA[Musik Justin Bieber]]></category>
		<category><![CDATA[Ngehits Gara-Gara Youtube]]></category>
		<category><![CDATA[Runaway Love]]></category>
		<category><![CDATA[U Smile]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Mimpi Anak Baru Gede (ABG) khususnya para Belieber (sebutan untuk fans Justin Bieber) untuk melihat aksi panggung sang idola secara langsung di Indonesia akhirnya terwujud. Bocah imut kelahiran, Strartford, Ontario 1 Maret 1994 yang hits dengan tembang Baby ini, akhir bulan lalu menghipnotis puluhan ribu penggemarnya di Sentul International Convention Center (SICC). Memang tidak mudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/justin-2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-157" title="Justin Bieber Hipnotis Ribuan ABG" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/justin-2.jpg" alt="justin 2 Justin Bieber Hipnotis Ribuan ABG" width="400" height="600" /></a>Mimpi Anak Baru Gede (ABG) khususnya para Belieber (sebutan untuk fans Justin Bieber) untuk melihat aksi panggung sang idola secara langsung di Indonesia akhirnya terwujud. Bocah imut kelahiran, Strartford, Ontario 1 Maret 1994 yang hits dengan tembang Baby ini, akhir bulan lalu menghipnotis puluhan ribu penggemarnya di Sentul International Convention Center (SICC).</p>
<p></span><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Memang tidak mudah untuk bisa nonton langsung konser si Justin. Pasalnya, kapasitas SICC hanya 10 ribu orang. Sedangkan, jumlah pengantri tiket, baik yang di loket maupun online berkali-kali lipat dari kapastias yang tersedia. Alhasil banyak para ABG yang sudah menunggu berlama-lama harus gigit jari. Tidak sedikit juga yang terpaksa tertipu karena membeli tiket palsu dari para calo. Padahal tiket yang dijual para calo harganya sudah selangit.</p>
<p>Harga resmi untuk tiket konser Justin Bieber di Indonesia dijual dengan harga Rp1 juta untuk kelas festival, Rp750 ribu untuk tiket Tribune dan Rp500 ribu untuk tiket Tribune II. Sesuai aturan, setiap orang hanya boleh membeli maksimal empat tiket. Namun, pada hari H konser, harga tiket di tingkat calo bisa mencapai Rp4 hingga Rp5 juta. Itupun tidak semua tiket yang dijual asli.</p>
<p>Ribut soal konser Justin, sebenarnya sudah terjadi sejak akhir 2010. Begitu Justin mengumumkan akan menggelar tur &#8216;My World&#8217;, permintaan konser Justin meningkat tajam. Digandeng lima promotor akhirnya Justin tiba di Tanah Air. Untuk mengamankan konser ini, aparat keamanan menerapkan standart operasi yang sangat ketat. Sedikitnya ada 1000 orang dari polisi, TNI, Kopasus, Brimob dan pihak swasta untuk berjaga dari segala resiko</p>
<p>Penjagaan ketat terhadap Justin sudah dilakukan sejak peraih Best New Artist pada MTV VMA 2010 ini tiba di Bandara Soekarno Hatta. Pihak keamanan mengalihkan pintu kedatangan dari yang sebelumnya di Terminal 2D ke Terminal 2F. Padahal, ratusan Belieber telah menunggu kedatangannya di Terminal 2 D dari pagi hari. Justin dating tidak sendirian, dia membawa serta Selena Gomez yang belakangan digosipkan menjalin kasih dengan pelantun &#8216;Never Say Never&#8217; itu.</p>
<p>Dalam hal  persiapan, pihak promotor juga sempat membuat kejutan dengan merubah formasi konser. Awalnya, sebagai band pembuka, akan dihadirkan boyband asal Bandung, SM*SH. Namun, rencana itu akhirnya batal. Alasannya, penampilan SM*SH mendapat penolakan keras dari para Belieber. Fans Justin lebih memilih band Gruvi untuk membuka konser idolanya.</p>
<p>“ Kita udah coba lempar di Twitter, coba SM*SH, tapi pada protes nggak mau. Terus akhirnya kita coba Gruvi pada setuju,” ujar PR Berlian Entertainment, Rizka.</p>
<p>Mimpipun Jadi Nyata</p>
<p>Setelah melalui proses yang cukup belibet, konser Justin akhirnya dilaksanakan seperti jadwal yang telah ditentukan. Konser dimulai sekitar pukul 19.30 WIB dengan band Gruvi sebagai pembuka. Gruvi beraksi dengan format akustik dan hanya membawakan tiga lagu andalan mereka. Sekitar pukul 20.00 WIB DJ memanaskan suasana. Stopwatch terpajang di tiga giant screen yang berada di belakangan panggung. Lima belas menit menuju konser Justin.</p>
<p>Sang idola, Justin Bieber, akhirnya muncul juga. Tepat setelah penunjuk detik di layar habis, pukul 20.00 WIB, gemuruh mulai bergelora, asap mengepul, tampillah sang pelantun itu pada konser &#8220;My World Tour&#8221;. Justin tampil dengan busana serba putih. Jaket dan celana putih jadi busana andalannya, dilengkapi kacamata hitam dengan frame Ungu dan topi kas ala skater  Aksi Justin ditemani empat orang penari latar membawakan lagu &#8216;Love Fool.</p>
<p>“ Apa kabar Indonesia, selamat datang di dunia saya. Apa semua bersenang-senang malam ini? Saya punya fans terbesar di dunia dan saya selalu ingin membuat kalian tersenyum. Karena kalau kalian tersenyum maka saya akan?,&#8221; ujar Justin.</p>
<p>&#8220;U smile,&#8221; teriak penonton. Lagu &#8216;U Smile&#8217; langsung mengalun. Dilanjutkan dengan &#8216;Runaway Love&#8217;. Para penari latar bergaya dengan kursi. Justin pun tak ketinggalan ikut serta. Ia membuka jaketnya dan kaus ungu membalut tubuhnya yang kurus. Justin melengkapi gayanya dengan topi ungu. Warna ungu memang jadi favorit Justin. Maka tidak heran sekitar 80% penonton yang hadir di SICC pun ikut mengenakan baju berwarna ungu.</p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/justin-29.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-158" title="justin-29" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/justin-29-300x200.jpg" alt="justin 29 300x200 Justin Bieber Hipnotis Ribuan ABG" width="300" height="200" /></a>Justin memeluk gitar akustiknya, dia duduk di atas bangku tinggi tepat di tengah panggung. Tiga lagu dinyanyikan Justin hanya dengan iringan gitar termasuk &#8216;I Never Let You Go&#8217; dan &#8216;Favourite Girl&#8217;. Sesi akustik selesai. Para penari kembali mewarnai panggung. &#8216;One Less Lonl&#8217; mengundang histeria semakin tinggi dari para penggemar. Menjelang akhir lagu, seorang perempuan dituntun naik pangggung. Sang perempuan pun tak bisa menahan air matanya ketika Justin memberi bunga mawar. Justin menyentuh pipinya seiring lirik lagu, sang perempuan menahan tangisnya. Di akhir lagu, pelukan hangat didapatkan dara tersebut.</p>
<p>Lagu &#8216;Stuck in the Moment&#8217; diputar dan video rekaman Justin dari masa kecil terpampang di layar. Justin kecil sangat menggemaskan. Ia telah menunjukkan bakat di dunia musik sejak belia. Diputarkan pula video-video yang diunggah ke YouTube dan membuat Justin terkenal.</p>
<p>Remaja 17 tahun itu pun berganti busana. Celana dan sepatu hitam blink-blink dipadu jaket dan topi hitam. &#8216;Somebody to Love&#8217; dan &#8216;Never Say Never&#8217; langsung didendangkan. Sayangnya, tak ada bagian rap yang biasa dinyanyikan Jadden Smith di lagu tersebut. Tiba-tiba Jamie Aditya bersama grup beatbox muncul di tengah konser Justin. Memberikan sedikit ruang untuk Justin beristirahat sejenak.</p>
<p>Para penari Justin menggunakan busana hitam merah. Penonton diminta untuk sama-sama memanggil Justin keluar. </span></span><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Berlari dari belakang panggung, Justin langsung menyanyikan lagu &#8216;One Love&#8217;. Celana hitam mengkilap, jaket hitam berlogo B besar di bagian dada dan warna merah di kedua lengan.Time Topi hitam tak ketinggalan. Justin joget slowmotion menuju belakang panggung. Penonton pun lagi-lagi dibuat gemas akan aksinya.</p>
<p>Panggung pun gelap gulita, &#8216;That Should be Me&#8217; dibawakan Justin. Para penari Justin mengenakan kaus merah. Justin lalu memperkenalkan keempat penarinya kepada penonton sambil satu persatu unjuk kebolehan. Justin pun kemudian ditantang berdansa.<br />
&#8220;Go Justin, go Justin,&#8221; teriak mereka. Siapa bilang Justin tak piawai menggerakkan tubuhnya? Gaya robot dengan sedikit adaptasi gaya khas Michael Jackson pun Justin pamerkan. </span></span><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Wow..</p>
<p>Tak hanya unjuk kebolehan berdansa, Justin berlari ke belakang drum dan mengambil posisi. Ia pura-pura melakukan pemanasan sambil memegang stik drum. Dentuman drum dari Justin pun menggema di SICC. Bisa ditebak, teriakan histeris terdengar lagi. Bukan asal gebuk, Justin memang cukup lihai memilih alat mana yang harus ia pukul.</p>
<p>&#8216;Eenie Meenie&#8217; mengajak penonton bernyanyi dan berdansa bersama. Justin sangat energik seolah tidak kekurangan tenaga sedikitpun. &#8220;Ayo semuanya tutup mata dan berdoa,&#8221; ucap Justin lalu membawakan lagu &#8216;Pray&#8217;. Justin memilih menyanyikan lagu tentang doa untuk para saudara kita yang kesusahan itu dengan duduk manis di tengah panggung. </span></span><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Di penghujung lagu Justin berlutut dan menengadahkan tangannya ke udara.</p>
<p>Encore pun dimulai. Teriakan &#8220;we want more&#8221; menggema sangat lantang. Bukannya langsung muncul, Justin malah menggoda 10 ribu penonton di SICC. Tulisan muncul di layar lebar. &#8220;REALLY?&#8221; Teriakan keras dan lantunan &#8220;we want more&#8221; menjadi-jadi.<br />
</span></span><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">&#8220;THEN MAKE SOME NOISE&#8221; Teriakan panjang dari setiap sudut penonton membahana. &#8220;LOUDER&#8221; Dan teriakan pun semakin keras dan keras. Hingga akhirnya Justin muncul.</p>
<p>&#8220;Kalian yakin mau lagi? Apa yang ingin kalian dengar? Aduh saya tak bisa mendengarnya?,&#8221; tutur Justin.</p>
<p>Penonton meminta lagu &#8216;Baby&#8217;, Justin malah bergurau. Ia dengan sengaja membawakan beberapa lagu yang punya lirik dengan kata &#8216;Baby&#8217;. &#8220;Oh lagu ini,&#8221; tuturnya lalu menyanyikan lagu &#8216;Baby One More Time&#8217; milik Britney Spears. &#8220;Oh bukan? Mungkin lagu ini,&#8221; jelasnya sambil menyanyikan lagu nina bobo dan bergaya tengah menggendong bayi. Akhirnya lagu &#8216;Baby&#8217; milik Justin Bieber benar-benar dibawakan. koor panjang terjadi. Penonton terpuaskan dengan playlist yang dibawakan Justin. Belum lagi keramahan dan totalitas Justin sebagai seorang entertainer pun disuguhkan secara total.</p>
<p>Tata panggung disusun dengan banyak undak-undakan. Tingkat di bagian belakang dan undak-undakan pendek di kiri dan kanan panggung. Sayangnya tata suara konser tersebut tidak begitu jelas untuk kelas silver dan blue yang kebagian duduk di bagian belakang dan samping atas area SICC. Sehingga menonton konser seperti mendengar suara sayup dari kejauhan.</p>
<p>Penonton yang semuanya duduk pun akhirnya tidak teratur. Banyak yang curi-curi berdiri terutama di depan barikade. Banyak yang dari kelas tribun berhasil eksis nonton Justin di barisan paling depan. (*)</p>
<p>Ngehits Gara-Gara Youtube</p>
<p>Justin Drew Bieber lahir di Strartford, Ontario, Kanada, 1 Maret 1994. Justin adalah anak dari pasangan muda Jeremy Jack Bieber dan Patricia (Pattie) Lynn Mallette, dimana ibunya berusia 18 tahun saat melahirkan Justin. Pasangan ini berpisah pada saat Justin Bieber berumur 2 tahun.</p>
<p>Dia menjadi sensasi di Amerika Serikat pada 2009, silam, setelah eksekutif marketing So So Def yang tanpa sengaja menyaksikan penampilannya di Youtube. Dia yang tertarik pada bakat musikalitasnya segera mengontak Bieber dan menerbangkannya ke Atlanta, Georgia untuk bertemu Usher.</p>
<p>Tak lama, Usher setuju mengorbitkannya melalui label rekaman Island Record pada Oktober 2008. Untuk memantapkan karir musiknya Bieber dan ibunya pindah ke Atlanta.<br />
Album pertama Bieber yang dirilis pada Juli 2009, MY WORLD, mendapat sambutan cukup meriah. Hit single pertamanya, ONE TIME, yang menampilkan Usher sebagai vocal guest menduduki peringkat 20 besar tangga lagu Kanada dan Amerika.</p>
<p>Single-single yang dirilis selanjutnya mendapat sambutan tak kalah meriah. ONE LESS LONELY GIRL, LOVE ME, dan FAVORITE GIRL, menduduki peringkat 40 besar Hot Bilboard. MY WORLD juga mendapat Platinum dan Golden di Amerika dan Kanada.<br />
Untuk mempromosikan albumnya, Bieber melakukan serangkaian penampilan penting. Saat Natal 2009, Bieber tampil di Gedung Putih di hadapan Presiden Barrack Obama dan istrinya. Bieber juga tampil di MTV dan beberapa acara live lain seperti Saturday Night Live dan Kids Choice Awards.</p>
<p>Selain menyanyi, Bieber juga pernah menjadi presenter untuk Grammy Awards ke-52. Prestasinya dalam dunia musik membuatnya menjadi penyanyi pop solo termuda yang mampu merajai tangga lagu dunia. Pada MTV VMA 2010, Justin mendapatkan nominasi The Best New Artist melawan Kesha. Selain itu, dirinya juga akan mengisi perhelatan akbar ini dengan berkolaborasi bersama B.o.B. Justin juga dikabarkan akan berduet dengan Kanye West karena kolaborasi yang mereka lakukan dalam lagu West yang berjudul Runaway Love.</p>
<p>Pada ajang bergengsi MTV VIDEO MUSIC AWARDS 2010 yang diselenggarakan pada 12 September 2010, Justin meraih penghargaan sebagai Best New Artist dengan lagunya bersama Ludacris yang berjudul Baby. Sayangnya, pada ajang yang sudah ditunggu banyak pemirsa dengan kemunculan Justin sebagai bintang pujaan mereka, sang bocah mengecewakan banyak fans karena tampil secara lipsync. Hal ini tentunya membuat banyak orang mulai meragukan kemampuan Bieber dalam bernyanyi. (*)</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/justin-bieber-hipnotis-ribuan-abg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Buah Purnama</title>
		<link>http://campusmagz.com/tiga-buah-purnama/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/tiga-buah-purnama/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 09:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Penulis Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Penulis Cerpen Santika N. H. Wibowo]]></category>
		<category><![CDATA[SMA N 3 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Buah Purnama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Langit malam tampak cerah, tiada segumpal pun awan terlihat. Taburan bintang menari-nari riang, berloncatan kesana kemari dengan bias cahaya yang selalu mengekor di setiap langkah mereka. Dedaunan pohon palem merah ikut bernyanyi menambah alunan keindahan. Sesekali terdengar jeritan riang kodok yang tengah menikmati malam ini di kolam ujung sana. Barisan bunga wijayakusuma tengah bersiap membuka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Langit malam tampak cerah, tiada segumpal pun awan terlihat. Taburan bintang menari-nari riang, berloncatan kesana kemari dengan bias cahaya yang selalu mengekor di setiap langkah mereka. Dedaunan pohon palem merah ikut bernyanyi menambah alunan keindahan. Sesekali terdengar jeritan riang kodok yang tengah menikmati malam ini di kolam ujung sana. Barisan bunga wijayakusuma tengah bersiap membuka mahkotanya serta wewangian yang muncul menyiratkan kebahagiaan yang utuh. Malam yang begitu indah. Namun dari sekian banyak hal indah malam itu, ada dua hal yang sangat menawan bagiku, yaitu: Sang Purnama dan senyumannya.</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/ilustrasi-cerpen.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-142" title="ilustrasi-cerpen tiga bulan purnama" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/ilustrasi-cerpen-300x231.jpg" alt="ilustrasi cerpen 300x231 Tiga Buah Purnama" width="300" height="231" /></a> </span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">               Angin sepoi menerpa beberapa helai rambutku, membuatnya merangkak menuju bahuku. Aku tersenyum. Bersyukur atas segala hal yang begitu indah. Purnama itu, sangat indah. Tak heran Satya mengajakku ke sini hanya untuk melihat keanggunannya. Bagaimana tidak, lihat saja tirai cahaya yang ia buat, sangat elok. Di sekeliling bundarannya tampak terlihat lingkaran cahaya yang lebih redup dari tengahnya, seakan sengaja membuat mata terhipnotis oleh pusat keagungannya di tengah.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Untung cuacanya cerah ya, Sayang,” Satya berkomentar.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                Aku tersenyum, masih belum bisa melepas pandangan dari sang Purnama.</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Hei, kamu ngeliatin apa sih?” pandangan Satya mengikutiku.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Bulan. Bagus ya. Cantik banget.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Aaaaah masih cantikan kamu kok sayang,” Satya tersenyum nakal.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Hahaha mulai deh gombalnya,” aku tertawa geli. Aku lihat ekspresinya yang pura-pura polos. “Anyway, makasih ya kamu ajak aku ke sini. Ini bagus banget. Aku memang beruntung punya kamu, Sayang.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Satya mengusap lembut rambutku, “Aku jauh lebih beruntung punya kamu, Argizya Lunarika. Kamu membuatku jauh lebih baik dari sebelumnya.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku tersenyum, menikmati belai lembut Satya yang terasa begitu mendamaikan.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Sayang, aku punya sesuatu yang orangt lain nggak punya lho,” Satya berbisik.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Apa?”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Satya tersenyum misterius, “Tiga buah purnama.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku memikirkan gombalan apa lagi yang akan ia berikan. Aku tersenyum geli, “Purnama kan cuma satu. Itu pun sudah lebih dari cukup, sudah sangat cantik. Aku nggak pengin punya lebih.“</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Ya, kalo kamu aja ngrasa beruntung punya satu purnama, jadi aku lebih beruntung dong. Aku kan punya tiga.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Hmm tiga itu apa aja sayang? Jangan menggombal ya, aku nggak pengin dengar,” aku pura-pura malas mendengarkan.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Purnama pertama sama dengan punyamu. Yang ada di angkasa, yang sinarnya sangat indah, yang menerangi malam dengan sangat agung,” ia tersenyum. “Yang kedua adalah janjiku. Janji untuk nggak tenggelam lagi di dunia hitam. Yang sinarnya akan selalu menang melawan gelapnya dunia kelam. Aku janji padamu, pada Papa, dan juga pada diriku. Aku nggak mau lagi berkecimpung di dunia hitam. Lalu yang ketiga&#8230;,” Satya sengaja menggantung kalimatnya.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Apa yang ketiga?”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Kamu. Dengan cinta yang meluap dan tak akan pernah habis. Luna, waktu aku menyatakan cinta padamu, aku sudah yakin bahwa aku nggak hanya memintamu untuk jadi pacarku. Lebih dari itu. Tapi juga keyakinan bahwa kamu akan jadi pendampingku, ibu dari anak-anakku. Yang menjaga cintaku lebih dari yang aku tahu. Kamu, purnamaku, Luna.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku meliriknya, tatapan dan senyumannya membuatku tak mampu bergerak. Harus kuakui, gombalannya kali ini sangat bermutu. Lidahku kelu. Maka hanya segaris senyum tulus yang mampu kuberikan.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">***</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Begitulah kami dulu, sangat bahagia. Satya, adalah anak dari sahabat Ayah dan Bunda. Om Irza namanya. Beliau adalah seorang pengusaha kerajinan perak yang sudah sangat sering ke rumah semenjak aku kecil dulu. Satya, adalah anak tunggalnya bersama almarhumah istrinya. Ya, Tante Karina meninggal ketika melahirkan Satya dulu. Maka dari itu Satya hanya dibesarkan oleh Om Irza seorang diri. Aku bisa mengerti mengapa Satya sangat merindukan sosok seorang ibu, mengapa ia memiliki rasa hormat kepada seorang perempuan jauh lebih besar daripada rasa hormatnya kepada Om Irza.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Satya, umurnya dua tahun lebih tua dariku. Dulu ia seorang perokok. Pemabuk berat yang setiap malam kerjanya keluar rumah. Ia adalah gambaran pemuda kurang kasih sayang. Om Irza memang sangat sibuk dengan usahanya. Beliau hanya bisa memberi kepuasan materi, tidak kasih sayang. Namun entah mengapa ia mulai berubah saat bepacaran denganku. Mungkin karena dari awal aku memang sudah menegaskan tidak mau punya pacar seorang perokok, apalagi pemabuk. Maka dari itu, Om Irza sangat berterimakasih padaku. Beliau menganggapku sebagai anak perempuannya yang selalu bersikap manja. Ya, aku memang membawa perubahan positif untuk Satya, begitu pula Satya. Ia memberikan warna berbeda dalam hidupku. Aku merasa sangat beruntung bisa berhubungan spesial dengan Satya. Ia adalah cinta pertamaku. Pacar pertamaku, setelah 17 tahun tidak punya pacar. Satya menerimaku apa adanya. Dengan segala kekurangan dan kecerobohanku. Satya selalu punya kejutan, kejutan yang membuatku tidak pernah bosan untuk berada di dekatnya. Satya juga tidak pernah macam-macam. Ia tahu batas dan menghargai prinsipku sebagai seorang perempuan. Ditambah lagi keluarga kami yang memang sudah saling mengenal, semua mempermudah hubungan kami. Orang selalu berkomentar, “Jangan terlalu berharap. Kamu masih SMA, jalan hidup masih panjang, siapa tau kamu nanti bertemu orang yang jauh lebih baik daripada Satya.” Ya, memang aku masih SMA. Ini masih cinta monyet. Namun kami selalu membangun kepercayaan, bahwa kami berpacaran untuk mengikat cinta suci kami. Keyakinan bahwa Tuhan memang telah memberikan yang terbaik. Kami berdua saling menyakini. Aku sangat yakin, sampai akhirnya ada sebuah kejadian.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Lun, itu kayak si Khanza bukan sih? Wuis gila, dia punya cowok baru sekarang!”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku masih belum mengalihkan pandangan dari novel terbaru A. Fuadi. Walaupun Rena&#8212;sahabatku&#8212;sudah berbicara denga heboh mengenai Khanza, pandanganku tetap tidak lepas dari barisan huruf mutiara A. Fuadi, “Terus kenapa kalau Khanza punya cowok baru, Ren?”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Sore itu aku dan Rena sedang nongkrong di kafe dekat sekolah. Setelah seharian dituntut dengan segudang ulangan dan pelajaran di sekolah, kami ingin sedikit refreshing di kafe murah meriah dekat sekolah. Mengenai Khanza, siapa sih yang tidak kenal Khanza, ratunya sekolah kami. Cowok gonta-ganti, dunia malam, kehidupan gemerlap. Sangat lekat dengannya. Lalu kenapa Rena selalu heboh setiap kali ada yang baru dari Khanza.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Ren, kalo pengin kenalan sama cowok barunya Khanza ya silakan aja lho. Langsung deh,” aku berkomentar sinis.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Wuidih, cowok barunya bawa mobil, Lun! Honda Jazz silver. Keren tuh.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku berpaling melihat arah yang ditunjuk Rena. Honda Jazz silver kan berarti sama dengan mobilnya Satya. Aku pengin membandingkan Satya dengan cowok barunya Khanza, “Ah, Satya pasti jauh lebih keren,” batinku.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Saat aku melihat ke arah yang ditunjuk Rena, Khanza sedang menggandeng laki-laki itu dengan mesra. Aku tidak bisa melihat dengan jelas wajah laki-laki itu, ia sedang berbalik menghadap mobilnya yang sudah terparkir.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Nah, tepat saat aku ingin mengembalikan pandanganku ke buku A. Fuadi lagi, ekor mataku menangkap wajah yang begitu familiar. Akrab dengan senyum teduhnya. Khanza menggandeng pemuda itu dengan mesra. Jantungku berdegup kencang, berusaha memerangi mataku yang menyuguhkan kenyataan.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Kreeekk,” pintu kafe terbuka. Ya, wajah itu terasa sangat jelas dalam pandanganku. Seketika aku bisa merasakan darahku berdesir hebat. Detak jantung yang tadi terasa amat cepat, kini terasa berhenti dalam beberapa detik. Mataku tak berkedip, berusaha mencari-cari kesalahan dalam penglihatanku itu. Bibirku bergetar, ingin berteriak bebarapa kalimat, walaupun pada akhirnya tak satu kata pun mampu keluar. Memori otakku bekerja, berputar-putar menelusuri setiap kenangan.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                Itu Satya!</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Selanjutnya tidak ada yang mampu kurasakan. Rasa terkejutku menjalar di seluruh bagian tubuh, aku merasaka buku-buku jemariku medingin. Lututku goyah, namun tetap memaksa untuk berdiri. “Braak,” buku A.Fuadi jatuh. Membuyarkan lamunanku.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku berdiri dengan sisa tenaga dan keberanian yang kumiliki. Dengan gontai aku berjalan menuju pintu, tempat mereka berdua berbincang dengan mesra. Di belakangku, Rena memanggil-manggil. Namun tidak ada lagi yang kudengar. Semua hanya tampak menjadi satu perspektif. Satya.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Satya,” aku memanggilnya. Sebelumnya Satya tidak melihat ke arahku, ia sedang menghadap ke arah Khanza, sambil membenarkan rambut dan poni Khanza yang tampak sedikit berantakan karena angin.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Ia berbalik. Dan aku berhasil menangkap raut terkejut dari wajahnya. Wajahnya tampak memucat. Namun dalam dua detik kemudian ia seperti kembali bisa manguasai keadaan.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Loh, ada Luna. Hai, Lun! Kamu kenal sama mas Satya?” ujar Khanza.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku tak menghiraukan sapaan Khanza, “Satya…, kamu,…,” aku tak bisa mengucapkan kalimatku dengan jelas. Semua terasa kelu. Tenggorokanku tercekat. Airmata telah mengantre di pelupuk mata.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Khanza nampak sama bingungnya denganku, lalu ia bertanya, “Honey, kamu kenal sama Luna?” wajahnya berpaling pada Satya. Satu hal yang aku benci: Satya tak terlihat gugup sedikit pun.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Oooh, iya Khanza. Aku kenal sama Luna.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Oh, baguslah ia masih mengakuiku. Karena aku langsung mendapat kekuatan. Aku berharap ia akan menjelaskan pada Khanza bahwa aku adalah pacarnya.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Namun ternyata semua jauh dari harapanku. Setelah Khanza memasang raut bingung dan bertanya pada Satya lewat kedipan mata, Satya melanjutkan, “Luna anaknya teman baik Papa. Aku cuma sekedar kenal dengannya. Dulu dikenalkan Papa.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Hatiku meringsut. Airmata mulai tak mampu kubendung. Amarahku meluap. Secepat kilat aku keluar dari kafe tersebut. Berlari menuju jalan dan menghentikan taksi. Tas sekolah, buku A.Fuadi, dan beberapa barang pentingku masih ada di meja. Hanya handphone yang ternyata masih ada di dalam kantong.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku memencet nomor telepon Rena. Lalu setelah ada nada sambung, Rena tampak berbicara dengan nada khawatir. Aku berusaha mengatur napasku dan berbicara pada Rena, “Aku agak nggak enak badan, Ren. Aku titip barang-barangku ya. Aku pulang duluan, nanti kalau sempat aku ke rumahmu. Jangan khawatir, Ren, aku nggak apa-apa.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Tentu saja aku berbohong. “Tut,” suara handphone aku matikan. Airmataku tak kunjug habis, masih mengalir dengan deras. Lalu semua terasa gelap.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">***</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Luna, makan yuk.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Sudah tiga hari aku seperti mayat hidup. Tidak mau mandi, tidak makan, tidak tidur. Hanya melamun dan menangis di kamar. Bunda sangat khawatir dengan keadaanku. Ayah sedang ada di luar kota, maka tambahlah rasa khawatir Bunda padaku. </span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Luna, makan yuk, Sayang,” Bunda merayu dengan suara bergetar. Melihatku menggeleng, Bunda meletakka piring di meja belajar, lalu membelai telapak tanganku dengan pelan. “Kamu kenapa, Sayang? Cerita sama Bunda. Kalo begini terus bunda juga ikut sedih. Anak bunda punya masalah, tapi bunda nggak bisa bantu apa-apa.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Bunda mulai terisak. Sebagai seorang perempuan, bunda bukan tipe perempuan cengeng atau manja. Dari dulu bunda memang selalu tegar dan jarang menagis. Setiap ada perbedaan pendapat dengan ayah, bunda selalu menyampaikan alasan dengan sangat baik dan mendengarkan alasan ayah dengan baik pula. Bunda bukan tipe pemaksa. Bunda memiliki kemampuan diplomatis yang sangat tinggi. Maka aku tau, kalau bunda sampai menangis, pasti ada hal yang sangat membuatnya sedih sekali.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Airmata bunda semakin lama semakin banyak, menetes ke tanganku. Tangisnya semakin keras dan tersedu. Aku yang tadi hanya meikirkan tentang lukaku, tentang betapa jahatnya Satya. Betapa bodohnya Khanza, kini menjadi ikut terenyuh dengan tangis bunda.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku tersadar, bunda pasti sangat sedih. Lalu rasa bersalah menyerangku, berhasil menguasai diriku selama beberapa detik. Airmata yang terasa pahit mulai keluar lagi. Kali ini bukan untuk menangisi Satya atau Khanza. Kali ini untuk menangisi bunda. Untuk melihat betapa kejamnya aku sehingga bunda ikut menangis dengan keras.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Pada detik selanjutnya aku telah memegang tangan bunda, “Bunda…,” bisikku lirih.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Bunda mendongak,, sedikit terkejut karena aku mulai bersuara. Matanya berbinar, penuh dengan rasa syukur. “Iya sayang,” dengan isak bunda menjawab.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Boleh nggak Luna minta pelukan Bunda?”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Huhuhu tentu saja boleh Sayang.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Beberapa detik kemudian aku sudah tenggelam dalam pelukan bunda. Dengan kedamaian yang aku rindukan. Perasaan aman yang selalu timbul saat memeluk bunda. “Sayang, cerita sama bunda. Ada apa? Tentang Satya? Dari kemarin Satya menelepon bunda, bebrapa kali dia juga sempat datang kesini, katanya kamu dihubungi tidak bisa.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Aku lalu mengingat kembali, kapan terakhir aku memegang handphone. Baterenya pasti habis. Sudah tiga hari handphone-ku ada di dalam kantong seragam.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Iya bunda. Satya jahat. Satya selingkuh, kemarin Luna lihat dia menggandeng teman sekolah Luna dengan mesra,” tangisku kembali pecah. Napasku mulai tidak beraturan lagi. “Dan yang paling menyakitkan, bunda, Satya pura-pura nggak kenal Luna. Dia bilang kalo cuma sekedar kenal Luna sebagai anaknya teman baik Om Irza.” Aku menangis lagi. Aku merasakan tangan bunda membelai rambutku dengan sangat lembut. Aku kembali tenggelam dalam kesedihan dan amarah yang tidak kunjung padam. “Pokoknya Satya jahat! Satya jahat!”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Bunda tidak mengeluarkan sepatah kata pun mengenai hal itu. Bunda masih terus membelai rambutku dengan lembut. Tangis bunda memang sudah berhenti, namun aku yakin buda pasti masih sangat sedih. Ada sesuatu yang akan bunda katakan, aku yakin. Sesuatu yang membuatku jauh lebih baik. Bunda memang selalu punya kata-kata yang sangat logis dan menarik. Aku tau, bunda menunggu bercerita denan lengkap mengenai masalah ini. Membuatku menumpahkan segala kekecewaan dan kesedihanku dengan puas. Baru setelah itu, bunda akan mengeluarkan senjata ampuhnya.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">***</span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                Seminggu kemudian kondisiku jauh lebih baik. Aku memutuskan untuk secepatnya menyelesaikan masalah dengan Satya, aku nggak mau semua jadi tambah runyam dan berimbas pada hubungan antara keluargaku dan keluarga Satya. Maka malam itu aku berjanjian bertemu di taman tempat kami biasa melihat bulan.</span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                “Sorry, Sat. Sudah nunggu lama?” aku melihatnya sudah duduk di bangku taman itu ketika aku datang. Aku sengaja terlambat 15 menit. Aku pengin Satya menungguku.</span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                “Hmm, belum kok,” ia terdengar terlalu bersemangat ketika mengucapkan hal itu, meskipun aku tahu dia berbohong. “Terimakasih ya, Sayang, kamu mau ketemu aku. Ada beberapa hal yang pengin aku bicarakan.”</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Kalau begitu sama. Ada beberapa hal juga yang pengin aku bicarakan. Tapi sebelumnya aku ingin dengar dulu apa yang mau kamu bicarakan.”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Satya menarik napas panjang, “Aku minta maaf. Aku tahu aku sangat salah dalam hal ini. Khanza, jujur saja aku memang tertarik padanya, tapi sekedar tertarik bukan suka ataupun sayang. Lalu ada seorang temanku, namanya Reza, dia mengajak aku taruhan. Siapa yang bisa mengajak Khanza jalan, dia bakal dapet uang. Sedangkan aku tahu, bulan depan kamu ulang tahun. Aku pengin ngasih sesuatu yag spesial, misalnya kalung, atau cincin. Ya aku memang bisa minta sama papa, tapi aku nggak mau terus-terusan jadi anak manja, walaupun akhirnya aku tau kalau aku salah. Caraku salah. Aku hanya menyakiti kamu dan Khanza,” Satya menangkap ekspresi datarku. Lalu melanjutkan, “Aku nggak bisa hidup tanpa kamu, Sayang. Kamu purnamaku, cahaya dalam hidupku. Sayang, tolong maafin aku. Tolong,” Satya memohon.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                Hatiku bergetar sedikit, namun aku telah belajar bersikap tegas pada perasaanku sendiri, dan tentu saja pada perasaan Satya. “Ya. Aku maafin,” aku memaksakan sebuah senyuman. Lalu melanjutkan, “Tapi maaf, kita nggak bisa meneruskan hubungan kita. Satya, kamu bisa hidup tanpa aku, lagipula kita kan masih bisa jadi teman. Aku nggak akan pergi jauh, tetap di sini. Satya, aku juga pengin berterimakasih atas segala pembelajaran tentang hubungan kita ini. Bagaimanapun aku belajar banyak hal. Terimakasih untuk semuanya Satya,” kini aku bisa merasakan bibirku sedikit bergetar, namun tidak ada lagi antrean airmata di pelupuk mataku. Aku kuat dan siap akan hal ini.</span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">                “Luna, tapi Lun. Aku masih pengin menjalani semuanya denganmu. Aku janji nggak akan salah lagi, aku janji bakal menjaga kepercayaanmu, aku janji…”</span></span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                “Satya,” aku memotong ucapannya. “Maaf, aku nggak bisa. Maaf sekali. Tapi kita tetap bisa kan jadi teman. Pintu rumahku selalu terbuka lebar untukmu. Kita masih bisa sharing dan diskusi banyak hal, tapi untuk jadi pacar, aku nggak bisa maaf.”</span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                Satya bergeming, wajahnya tertunduk sedih. Aku bangkit secara perlahan, tidak ingin ikut tenggelam dalam kesedihannya. Ketika langkah pertamaku, ia mendongak. Aku berusaha untuk tidak melihat wajahnya, mencegah efek kesedihan lagi.</span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                “Luna, oke Lun!” saat aku melangkah untuk yang kesepuluh, ia berbicara. “Tapi kamu perlu tahu, tiga purnamaku nggak akan pernah berganti. Kamu, tetap jadi purnamaku.”</span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">                Aku tersenyum. Lalu melanjutkan langkahku. Seandainya Satya tau bahwa aku kini juga memiliki tiga buah purnama. Purnama yang akan selalu menerangi langkah dan keyakinanku. Purnama yang terlahir dari rasa bersyukur atas semua pembelajaran yang aku dapatkan. Purnama itu adalah purnama di langit nan abadi, cinta pertama yang membuatku belajar banyak hal, dan tentu saja masa depan. Purnamaku adalah masa depan. Yang terbentang luas, ribuan mimpi yang bertaburan di antaranya. Ya, masa depan yang lebih baik.</span></p>
<p><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Santika N. H. Wibowo</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">SMA N 3 Yogyakarta</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/tiga-buah-purnama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Intip Jet Tempur Sekutu</title>
		<link>http://campusmagz.com/intip-jet-tempur-sekutu/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/intip-jet-tempur-sekutu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 05:13:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iptek]]></category>
		<category><![CDATA[Angkatan Udara Perancis]]></category>
		<category><![CDATA[Dassault Mirage 2000]]></category>
		<category><![CDATA[Dassault Rafale]]></category>
		<category><![CDATA[Dassault Rafale Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[F-16 Fighting Falcon]]></category>
		<category><![CDATA[Jet Tempur Sekutu]]></category>
		<category><![CDATA[Lockheed Martin]]></category>
		<category><![CDATA[Multirole fighter]]></category>
		<category><![CDATA[Panavia Tornado]]></category>
		<category><![CDATA[Rafale A]]></category>
		<category><![CDATA[Rafale B]]></category>
		<category><![CDATA[Rafale D]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Pasukan sekutu yang dipimpin Amerika Serikat akhirnya melakukan bombardir, pasukan rezim, Muammar Khadafi. Puluhan jet tempur modern dikerahkan untuk melumpuhkan penguasa 42 tahun negeri minyak tersebut. Nah, seperti apa pesawat tempur yang digunakan pasukan sekutu untuk menyerang Libya? Yuk kita lihat. Dassault Rafale Merupakan pesawat tempur multifungsi. Rafale dapat diperlengkapi senjata nuklir. Meskipun bukan sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasukan sekutu yang dipimpin Amerika Serikat akhirnya melakukan bombardir, pasukan rezim, Muammar Khadafi. Puluhan jet tempur modern dikerahkan untuk melumpuhkan penguasa 42 tahun negeri minyak tersebut. Nah, seperti apa pesawat tempur yang digunakan pasukan sekutu untuk menyerang Libya? Yuk kita lihat.</p>
<p><strong>Dassault Rafale</strong></p>
<p>Merupakan pesawat tempur multifungsi. Rafale dapat diperlengkapi senjata nuklir. Meskipun bukan sebagai pesawat siluman sejati, namun pesawat ini mampu mengaburkan pengenalan radar. Pesawat Rafale  memiliki enam varian diantaranya Rafale A (pesawat peraga teknologi), Rafale D (siluman), Rafale B (versi dua kursi), Rafale C (satu kursi) dan Rafale M (dapatmendarat di kapal induk).</p>
<table border="0" width="600">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="11" width="300"> <a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/rafale.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-134" title="rafale" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/rafale-300x209.jpg" alt="rafale 300x209 Intip Jet Tempur Sekutu" width="300" height="209" /></a></td>
<td width="140"> Tipe</td>
<td width="8"> :</td>
<td width="161"> Pesawat tempur serbaguna</td>
</tr>
<tr>
<td> Produsen</td>
<td> :</td>
<td> Dassault Aviation</td>
</tr>
<tr>
<td>  Perancang</td>
<td> :</td>
<td> Avions Marcel Dassault-Bréguet Aviation (AMD-BA)</td>
</tr>
<tr>
<td> Terbang perdana</td>
<td> :</td>
<td> 4 Juli 1986</td>
</tr>
<tr>
<td> Pengguna</td>
<td> :</td>
<td> Angkatan Udara Perancis</td>
</tr>
<tr>
<td> Laju maksimum</td>
<td> :</td>
<td> 2.390 km/jam</td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td> 1.390 km/jam</td>
</tr>
<tr>
<td> Persenjataan</td>
<td> :</td>
<td> Senjata api</td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td> Rudal/nuklir</td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>F-16 Fighting Falcon</strong></p>
<p>Jet tempur jenis ini memiliki multi-peran. Pesawat yang dikembangkan oleh General Dynamics di Amerika Serikat ini awalnya dirancang sebagai pesawat tempur ringan dan akhirnya berevolusi menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat populer. F-16 bisa dipakai untuk segala macam misi. Hal itulah yang membuatnya sangat sukses di pasar ekspor, dan dipakai oleh 24 negara selain Amerika Serikat.</p>
<table border="0" width="600">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="11" width="300"><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/f16-f35-f22.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-135" title="f16-f35-f22" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/f16-f35-f22-300x189.jpg" alt="f16 f35 f22 300x189 Intip Jet Tempur Sekutu" width="300" height="189" /></a><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/rafale.jpg"></a></td>
<td width="140">Tipe</td>
<td width="8">:</td>
<td width="161">Pesawat tempur</td>
</tr>
<tr>
<td>Produsen</td>
<td>:</td>
<td>General Dynamics</td>
</tr>
<tr>
<td>Perancang</td>
<td>:</td>
<td>Lockheed Martin</td>
</tr>
<tr>
<td>Terbang perdana</td>
<td>:</td>
<td>2 Februari 1974</td>
</tr>
<tr>
<td>Harga Satuan</td>
<td>:</td>
<td>US$18,8 juta (1998)</td>
</tr>
<tr>
<td>Laju maksimum</td>
<td>:</td>
<td>1,320 mph</td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td>2,124 km/h</td>
</tr>
<tr>
<td>Persenjataan</td>
<td>:</td>
<td>Senjata api</td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td>Rudal/nuklir</td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td> Roket</td>
</tr>
<tr>
<td> </td>
<td> </td>
<td> Bom</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Panavia Tornado</strong></p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/tornado.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-136" title="tornado" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/tornado-150x150.jpg" alt="tornado 150x150 Intip Jet Tempur Sekutu" width="150" height="150" /></a>Pesawat tempur dua mesin bersayap variabel yang dibuat bersama oleh Inggris, Jerman Barat dan Italia. Ada tiga varian utama dari pesawat ini yakni Tornado IDS (serang darat), Tornado ECR (Perang Elektronika/intai) dan Tornado ADV (Varian pertahanan udara/Air Defence Variant atau pesawat buru sergap).<br />
 <br />
Tipe  : Serang darat, Perang Elektronika<br />
Produsen  Panavia Aircraft GmbH<br />
Terbang perdana  14 Agustus 1974</p>
<p><strong>Eurofighter Typhoon</strong></p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/eurofighter-typhoon-2.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-137" title="eurofighter-typhoon-2" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/eurofighter-typhoon-2-150x150.jpg" alt="eurofighter typhoon 2 150x150 Intip Jet Tempur Sekutu" width="150" height="150" /></a>Jet tempur yang satu ini juga multi peran bermesin ganda super lincah, dirancang dan dibuat oleh sebuah konsorsium negara-negara Eropa yang dibentuk pada 1983. Dalam rancangannya, menyerupai pesawat tempur modern Eropa lainnya, Dassault Rafale Prancis dan Saab Gripen Swedia. Karena kombinasi kelincahan, fasilitas stealth dan sistemnya yang modern dia dipandang luas sebagai pesawat tempur hebat</p>
<p>Tipe    : Pesawat tempur multi-peran<br />
Terbang perdana :   27 Maret 1994<br />
Pengguna : Britania Raya, Jerman, Italia, Spanyol</p>
<p><strong>Dassault Mirage 2000</strong></p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/mirage.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-138" title="mirage" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/mirage-150x150.jpg" alt="mirage 150x150 Intip Jet Tempur Sekutu" width="150" height="150" /></a>Pesawat tempur multirole Perancis bermesin tunggal ini merupakan generasi keempat yang diproduksi Dassault Aviation. Alat perang canggih tersebut dirancang sebagai pesawat tempur ringan berdasarkan Dassault Mirage III pada akhir tahun 1970 untuk Angkatan Udara Perancis. Mirage 2000 berkembang menjadi pesawat multirole sukses dengan beberapa varian yang dikembangkan. Varian termasuk 2000N dan Mirage 2000D varian strike, telah meningkatkan Mirage 2000-5 dan ekspor beberapa varian. Lebih dari 600 pesawat dibangun dan dalam pelayanan di sembilan negara pada 2009.<br />
Tipe   : Multirole fighter<br />
Produsen  Dassault Aviation<br />
Terbang perdana  10 March 1978[1]<br />
Pengguna  French Air Force<br />
Indian Air Force<br />
United Arab Emirates Air Force<br />
Republic of China Air Force<br />
Harga satuan  US$23 million</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/intip-jet-tempur-sekutu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejadian dan Informasi di Bulan Mei</title>
		<link>http://campusmagz.com/kejadian-dan-informasi-di-bulan-mei/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/kejadian-dan-informasi-di-bulan-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 16:17:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mirror]]></category>
		<category><![CDATA[20 Mei 1908 Berdirinya organisasi Boedi Oetomo]]></category>
		<category><![CDATA[21 Mei 1998 Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden RI ke 2]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Sutomo]]></category>
		<category><![CDATA[Kejadian dan Informasi di Bulan Mei]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Hajar Dewantoro]]></category>
		<category><![CDATA[pendiri Perguruan Taman Siswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[2 Mei 1899 Pemerintah melalui surat keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959/28 November 1959 menobatkan Ki Hajar Dewantoro sebagai salah satu Pahlawan Pergerakan Nasional. Beliau juga mendapat anugerah sebagai bapak Pendidikan Indonesia. Sebagai salah satu bentuk penghormatan setiap 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional. Selama hidupnya, Ki Hajar Dewantoro dikenal sebagai aktivis pergerakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>2 Mei 1899</strong></p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/taman-siswa.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-95" title="taman-siswa" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/taman-siswa-300x208.jpg" alt="taman siswa 300x208 Kejadian dan Informasi di Bulan Mei" width="300" height="208" /></a></p>
<p>Pemerintah melalui surat keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959/28 November 1959 menobatkan Ki Hajar Dewantoro sebagai salah satu Pahlawan Pergerakan Nasional. Beliau juga mendapat anugerah sebagai bapak Pendidikan Indonesia. Sebagai salah satu bentuk penghormatan setiap 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.</p>
<p>Selama hidupnya, Ki Hajar Dewantoro dikenal sebagai aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>21 Mei 1998</strong></p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/demo-98.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-96" title="demo-98" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/demo-98-300x194.jpg" alt="demo 98 300x194 Kejadian dan Informasi di Bulan Mei" width="300" height="194" /></a></p>
<p>Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden RI ke 2. Posisinya digantikan Wakil Presiden B.J. Habibie. Lengsernya Presiden Soeharto ini menyusul terjadinya Kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa. Soeharto yang lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni 1921, merupakan Presiden Indonesia dengan jabatan terlama yakni 32 tahun.</p>
<p>Dalam masa kekuasaannya, Soeharto membangun negara yang stabil dan mencapai kemajuan ekonomi dan infrastruktur. Namun demikian, dibidang politik, Soeharto dianggap gagal dalam mengembangkan kebebasan berpolitik masyarakat. Kecenderungan gaya kepemimpinan yang otoriter membuat penguasa Orde Baru itu alergi dengan munculnya berbagai perbedaan yang ada di masyarakat. Salah satu warisan otoriternya di bidang politik adalah penerapan asas tunggal kepada partai politik.</p>
<p><strong>20 Mei 1908</strong></p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/boedi-oetomo.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-98" title="boedi-oetomo" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/boedi-oetomo-300x225.jpg" alt="boedi oetomo 300x225 Kejadian dan Informasi di Bulan Mei" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Berdirinya organisasi Boedi Oetomo, 20 Mei 1908 dijadikan moment Hari Kebangkitan Nasional. Alasannya, pada masa itu rasa dan semangat persatuan, kesatuan, nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia mulai tumbuh.<br />
Budi Utomo adalah organisasi pergerakan modern yang pertama di Indonesia dengan memiliki struktur organisasi pengurus tetap, anggota, tujuan dan juga rencana kerja dengan aturan-aturan tertentu yang telah ditetapkan.</p>
<p>Pada masa itu, Budi Utomo yang didirikan mahasiswa STOVIA, Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Sutomo mengusulkan ke pemerintah Belanda agar meningkatkan pengajaran di sekolah guru baik guru bumi putera (pribumi) maupun sekolah priyayi, memberi beasiswa bagi orang-orang pribumi, menyediakan sekolah pertanian, izin pendirian sekolah desa, mengadakan sekolah kejuruan, memelihara tingkat pelajaran, mendirikan TK dan memberikan kesempatan pribumi mengenyam bangku pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/kejadian-dan-informasi-di-bulan-mei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nongkrong Yuk di Yo Cafe &#8220;Graha Natasha Skin Care&#8221;</title>
		<link>http://campusmagz.com/nongkrong-yuk-di-yo-cafe-graha-natasha-skin-care/</link>
		<comments>http://campusmagz.com/nongkrong-yuk-di-yo-cafe-graha-natasha-skin-care/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 16:06:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nongkrong]]></category>
		<category><![CDATA[black russian]]></category>
		<category><![CDATA[blueberry cheese cake]]></category>
		<category><![CDATA[cold baverage]]></category>
		<category><![CDATA[Graha Natasha Skin Care]]></category>
		<category><![CDATA[Graha Natasha yang ada di JL. Kaliurang km 5]]></category>
		<category><![CDATA[harga terjangkau]]></category>
		<category><![CDATA[hot baverage dan frozen drink]]></category>
		<category><![CDATA[klinik kecantikan terbesar di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Manager Yo Café]]></category>
		<category><![CDATA[menyediakan aneka salads]]></category>
		<category><![CDATA[Natasha Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Nongkrong Yuk di Yo Cafe]]></category>
		<category><![CDATA[pasta & chips]]></category>
		<category><![CDATA[prize yang relatif terjangkau]]></category>
		<category><![CDATA[sandwiches]]></category>
		<category><![CDATA[Shesty Paramananda]]></category>
		<category><![CDATA[snacks]]></category>
		<category><![CDATA[standart café bintang lima]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://campusmagz.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Di rubric nongki-nongki kali ini, Campus Magz mengajak kamu ke Graha Natasha Skin Care. Salah satu klinik kecantikan terbesar di Indonesia yang telah meraih banyak penghargaan tersebut, telah melengkapi gerainya dengan café yang recomanded sebagai tempat nongkrong atau sekedar menghilangkan kepenatan. Tempat yang dimaksud adalah Yo Café. Untuk sementara, Yo Café memang belum bisa dioperasikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/yo-cafe-8.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-83" title="yo-cafe-Natsha" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/yo-cafe-8-300x200.jpg" alt="yo cafe 8 300x200 Nongkrong Yuk di Yo Cafe Graha Natasha Skin Care" width="300" height="200" /></a>Di rubric nongki-nongki kali ini, Campus Magz mengajak kamu ke Graha Natasha Skin Care. Salah satu klinik kecantikan terbesar di Indonesia yang telah meraih banyak penghargaan tersebut, telah melengkapi gerainya dengan café yang recomanded sebagai tempat nongkrong atau sekedar menghilangkan kepenatan. Tempat yang dimaksud adalah Yo Café.</p>
<p>Untuk sementara, Yo Café memang belum bisa dioperasikan di 62 gerai yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia . Satu-satunya gerai yang menyediakan fasilitas ini baru Graha Natasha yang ada di JL. Kaliurang km 5, Yogyakarta . Namun kedepan, pihak manajemen bertekad menyediakan fasilitas café ini setidaknya di outlet-outlet Natasha yang tergolong besar.</p>
<p>“ Keberadaannya diharapkan menambah rasa nyaman konsumen Natasha,” kata Manager Yo Café, Shesty Paramananda.</p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/yo-cafe-2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-85" title="yo-cafe-2" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/yo-cafe-2-300x200.jpg" alt="yo cafe 2 300x200 Nongkrong Yuk di Yo Cafe Graha Natasha Skin Care" width="300" height="200" /></a>Meski salah satu visi didirikannya Yo Café ini sebagai pendukung dari aktifitas bisnis Natasha Skin Care, bukan berarti penggarapannya dilakukan setengah hati. Terbukti, berbagai menu yang disajikan memiliki kelas dengan standart café bintang lima . Lihat saja list French Pastries yang menyediakan berbagai cake dengan rasa yumi. Beberapa pastries andalan diantaranya blueberry cheese cake hingga black russian.</p>
<p>“ Kami juga menyediakan aneka salads, pasta &amp; chips, sandwiches, snacks, cold baverage, hot baverage dan frozen drink. Saat weekend kami juga menyajikan olahan nasi,” ungkapnya.</p>
<p>Mendengar nama-nama list menu di Yog Café, mungkin orang akan menebak bahwa harga-harga yang dikenakan akan selangit. Tapi faktanya tidak. Berbagai menu yang disajikan dipatok dengan prize yang relatif terjangkau mulai dari Rp6 ribu hingga puluhan ribu. “ Dengan kapasitas rasa dan varian yang disajikan, Yo Café ingin menunjukan bahwa keberadaannya bisa dinikmati siapapun, tidak harus konsumen Natasha,” urainya.</p>
<p><a href="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/yo-cafe-4.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-86" title="yo-cafe-4" src="http://campusmagz.com/wp-content/uploads/2011/05/yo-cafe-4-300x200.jpg" alt="yo cafe 4 300x200 Nongkrong Yuk di Yo Cafe Graha Natasha Skin Care" width="300" height="200" /></a>Diakui Shesty, khusus bagi konsumen Natasha Skin Care, pihaknya memberikan fasilitas khusus. Berapapun transaksi perawatan yang dilakukan di Graha Natasha berhak atas free drink. Bagi mereka yang melakukan transaksi dengan nominal tertentu bahkan dibebaskan untuk memilih paket snack. “ Dengan konsep ruang ‘Urban Modern’ akan memberikan rasa nyaman bagi siapapun yang ada di Yo Café,” tuturnya.</p>
<p>Manager Marketing Natasha, Wahyu Karnadijaya, mengutarakan, konsep dari Yo Café awalnya bukanlah untuk provit oriented. Natasha hanya ingin menjaga loyalitas konsumen dengan memberikan berbagai benefit dan layanan-layanan baru. Jangan sampai pasien cepat merasa jenuh karena lama antri. Tapi melihat perkembangannya hingga saat ini, Yo Café cepat diterima. Atas dasar itu, bukan tidak mungkin ekspansi akan dilakukan. (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://campusmagz.com/nongkrong-yuk-di-yo-cafe-graha-natasha-skin-care/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

